|
Friday, January 9, 2009
Pantun dan Syair
Semalam, cikgu telah mengajar kami tentang pantun dan syair. Pantun merupakan sejenis puisi yang terdiri atas 4 baris bersajak ab-ab atau aa-aa. Dua baris pertama merupakan sampiran, yang umumnya tentang alam (flora dan fauna); dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut. Saya telah mendapat teks ini dari http://id.wikipedia.org/wiki/Sastra_Melayu#Pantun. Saya telah menjumpai lelaman ini dari blog cikgu. Ada banyak jenis pantun seperti:- Pantun Kanak-kanak Pantun Nasihat Pantun Adat Pantun Peribahasa Pantun Kasih Sayang
Ini ialah contoh pantun kanak-kanak.
Sudah gaharu cendana pula, Sudah tahu bertanya pula. Dulu parang sekarang besi, Dulu sayang sekarang benci. Gendang gendut tali kecapi, kenyang perut senang hati. Pinggan tak retak nasi tak dingin, Tuan tak hendak saya tak ingin. Siakap senohong gelama ikan duri, berckap bohong lama-lama mencuri. Kata dulang paku serpih, Kata orang dia yang lebih. Lain dulang lain kakinya, Lain orang lain hatinya. Hujung bendul dalam semak, Kerbau mandul banyak lemak. Tabtibau puyuh padang, Hilang pisau berganti parang. Ke bilik ke dapur gulai asam pedas, Itik bertelur ayam menetas. Sebab pulut santan binasa, Sebab mulut badan binasa. Kayu lurus dalam ladang, Kerbau kurus banyak tulang. Dari: http://klasik.blogmas.com/2007/10/03/pantun-kanak-kanak/
Ini pula contoh pantun nasihat dari http://id.wikipedia.org/wiki/Pantun
1. Kayu cendana diatas batu Sudah diikat dibawa pulang Adat dunia memang begitu Benda yang buruk memang terbuang
2. - Kemuning ditengah balai
- Bertumbuh terus semakin tinggi
- Berunding dengan orang tak pandai
- Bagaikan alu pencungkil duri
3. -
- Parang ditetak kebatang sena
- Belah buluh taruhlah temu
- Barang dikerja takkan sempurna
- Bila tak penuh menaruh ilmu
4. -
-
- Padang temu padang baiduri
- Tempat raja membangun kota
- Bijak bertemu dengan jauhari
- Bagaikan cincin dengan permata
5. -
-
-
- Ngun Syah Betara Sakti
- Panahnya bernama Nila Gandi
- Bilanya emas banyak dipeti
- Sembarang kerja boleh menjadi
6. -
-
-
- Jalan-jalan ke kota Blitar
- jangan lupa beli sukun
- Jika kamu ingin pintar
- belajarlah dengam tekun
Ini ialah pantun adat dari: http://www.geocities.com/sajak29/klasik/p010.htm
Laksamana berbaju besi, Masu ke hutan melanda-landa; Hidup berdiri dengan saksi, Adat berdiri dengan tanda. Anak teruna tiba di darat, Dari Makasar langsung ke Deli; Hidup di dunia biar beradat, Bahasa tidak dijual beli. Berbuah lebat pohon mempelam, Rasanya manis dimakan sedap; Bersebarlah adat seluruh alam, Adat pusaka berpedoman kitab. Ikan berenang di dalam lubuk, Ikan belida dadanya panjang; Adat pinang pulang ke tampuk, Adat sirih pulang ke gagang.
Ini pula ialah pantun peribahasa dari http://id.wikipedia.org/wiki/Pantun 1.
Berakit-rakit kehulu Berenang-renang ke tepian Bersakit-sakit dahulu Bersenang-senang kemudian
2. - Kehulu memotong pagar
- Jangan terpotong batang durian
- Cari guru tempat belajar
- Jangan jadi sesal kemudian
3. -
- Kerat kerat kayu diladang
- Hendak dibuat hulu cangkul
- Berapa berat mata memandang
- Barat lagi bahu memikul
4. -
-
- Harapkan untung menggamit
- Kain dibadan didedahkan
- Harapkan guruh dilangit
- Air tempayan dicurahkan
5. -
-
-
- Pohon pepaya didalam semak
- Pohon manggis sebasar lengan
- Kawan tertawa memang banyak
- Kawan menangis diharap jangan
Terakhir sekali ialah pantun kasih sayang dari http://www.webkl.net/postt3092.html Buah mengkudu kusangka kandis, Kandis terletak dalam puan, Gula madu kusangka manis, Manis lagi senyuman tuan.
Asap api di Tanjung Tuan, Kuala Linggi bakaunya rendah, Harap hati kepada tuan, Langit tinggi kupandang rendah
Bila masa dipanggil maut, Cinta tidak berharga lagi, Asam di darat , ikan dilaut, Sampai masa berjumpa lagi.
Banyak sungguh tuan membeli, Beli ikan dan juga ubi Kasih sayang tak jual beli, Ikhlaskan hati termetarailah janji. Syair pula merupakan sejenis puisi berlagu. Ciri-ciri syair : - terdiri daripada 4 baris serangkap (tetapi sesetengah syair boleh juga dihasilkan dalam 2 atau 3 rangkap).
- syair tidak mempunyai pembayang maksud (berbeza dengan pantun).
- setiap baris dalam syair mempunyai makna yang berkaitan dengan baris-baris terdahulu. Sebuah syair biasanya menceritakan suatu kisah.
- bilangan perkataan dalam setiap baris adalah sama iaitu 4 perkataan dan 8-12 suku kata dalam satu baris.
Saya telah mendapat maklumat ini pula dari lelaman http://ms.wikipedia.org/wiki/Syair.
7:41 AM
|